Sunday, May 3, 2020

Resume belajar menulis tanggal 30 April 2020






Pemateri Tanggal 30 April 2020
Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 3     : Kamis, 30 April 2020
Waktu              : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri           : Trainer Amir Faisal Businnes Inspirator
Topik               : MENEMBUS PENERBIT NASIONAL
Peresum           : Kaswati,S.Pd
                          ( bukaswati@gmail.com )

Berbagi Pengalaman Menulis Buku Motivasi & Kepemimpinan

 Seorang Trainer Amir Faisal Businnes Inspirator yang mampu memberikan edutainment yang menyajikan metode untuk mengenali, mengelola dan menguasai hidup secara powerfull serta membangkitkan energi positif yang bersumber dari kekuatan hati nurani. Dengan strategi menggabungkan antar Neoro-linguistik Programming ( NLP ) dari Rpbert Dilt dengan Ulumul Qu’ran sebagai dasar-dasar valuesnya. Bapak Amir Faisal. Beliau adalah Seorang Trainer sekaligus motivator nasional yang sudah terkenal di Indonesia. Buku-buku yang beliau tulis juga cukup banyak. Anda bisa membacanya di blog https://www.spiritualquantum.com/about/

Program
Trainer Amir Faisal Businnes Inspirator
1.NLP FOR BUSSINES
2. SPIRITUAL LEADERSHIP WITH NLP
3. SMART TEACHING WITH NLP


MENEMBUS PENERBIT NASIONAL

Seorang penulis Gramedia, beliau adalah seorang profesional marketing, seorang pengusaha UKM awalnya. Memasuki dunia menulis di awali dari menjadi seorang training anak anak SMA, SMP, Perguruan Tinggi, saat Ujian Nasional. Akhirnya bisa menerbitkan buku dengan tema “ Menyiapkan  Anak Menjadi Juara “ yang diterbitkan oleh Gramedia. Di era millenial ini kita harus bangkit harus bisa menjadi personal branding yang dikenal oleh ribuan orang  bahkan jutaan dengan cara menjadi seorang penulis. Seorang penulis yang pingin dikenal orang banyak orang harus menulis di penerbit nasional. Satu-satunya penerbit nasional Indonesia adalah Penerbit Gramedia. Menulis buku yang diterbitkan penerbit nasional yaitu Gramedia, melalui uji cobanya 6 bulan. Dalam waktu 6 bulan banyak yang membeli maka 6 bulan kedepan bisa di pajang lagi. Kalau selain Gramedia, buku itu bertahan 2 minggu, kalau tidak terjual. Jangan berkecil hati kalau kita itu bukan penulis  jangan takut menulis. Kalau ingin menerbitkan buku di Gramedia yang perlu di pahami adalah Gramedia merupakan sebuah porporasi bisnis. Orientasi mereka adalah menjual ( pasar ).  Jadi  kalau bukunya tidak bisa dijual maka kita tidak bisa memberikan keuntungan pada Gramedia. Intinya Gramedia menerima buku yang di sukai oleh pasar.
Ingin menuliskan buku yang di terbitkan Gramedia melalui seleksi. Kalau  sudah masuk seleksi kita bisa  menjadi penulis di Gramedia. Langkah selanjutnya maka kita cari buku yang di sukai pasar. Jangan lupa akan genre kita dimana  yang disukai pasar, kita suka menulis buku apa, yang bisa dijadikan gaya penulisan kita. Gramedia biasanya memberikan kuis kepada pengunjung. Saat ini buku yang paling di minati adalah Novel dan ttaveling, komik. Dalam  menulis  harus ada pesen edukasi, nilai moral bagi generasi muda dan motivasi. Pesan sang motivator jangan takut menulis.   

Kesimpulan :
Ø Sebagai seorang guru yang berada di dunia pendidikan luangkan waktu untuk menuliskan apa yang sudah dilakukan dan yang sangat disukai anak didiknya
Ø Budayakan menulis
Ø Menulis dengan kwalitas kita dimana kwalitas itu bermanfaat bagi banyak orang
Ø Dalam menulis jangan lupa diakhir penulisan munculkan pesan edukasi, nilai moral dan motivator.
Ø Bekerja sama dalam menulis dengan pihak yang mendukung tulisan kita sehingga buku kita bisa tembus pada penerbit Nasional
Ø  Jangan takut menulis apalagi kita adalah seorang pendidik

3 comments:

  1. Bagus tulisannya. Sederhana dan jelas.
    Menulis dan menulis selayaknya jalan hidup kita yang telah tertulis.

    ReplyDelete
  2. Mantab... sangat memotivasi tulisannya untuk kebali menggerakkan jemari ini yg sudah lama membeku. Memang dengan menulis ini menjadikan manusia menjadi lebih hidup. Hidup imajinasinya, hidup pengetahuaanya, hidup jemari jemarinya, syarafnya, kreatifitas dan masih banyak lagi.

    ReplyDelete

Puisi

                      Untaian Cerita Soreku Detik detik jarum jam mengingatkan ku pada seseorang disampingku saat belajar di bangku...