Sunday, May 10, 2020

Resume belajar menulis Tanggal 05 Mei 2020

Pemateri tanggal 05 Mei 2020


Belajar Menulis Gelombang 10

Pertemuan 6 : Selasa, 05 Mei 2020

Waktu           : Pukul 13.00 -15.00 WIB

Pemateri       : Much. Khoiri ( Master emcho )

Topik            : Menulis Dalam Kesibukan

Peresum        : Kaswati,S.Pd

                       ( bukaswati@gmail.com )

Menulis Dalam Kesibukan 

Tema yang menggelitik dari seorang Much. Khoiri 

Sapa ora Sibuk Menulis dalam Kesibukan 

Manusia adalah Subjek. Tanpa kata kerja, subjek hanyalah entitas yang mati, tanpa makna kontekstualitasnya. Kata yang cocok “ Lagi, siapa yang tidak sibuk”, “Maaf saya lagi sibuk”, “Sorry Banyak Kerjaan”, “ Tuhan, Maaf, saya sedang sibuk”

Kutipan dari Much. Khoiri ( Master Emcho )

Manajement kesibukan diantaranya adalah Kesibukan ( ada kesempatan ), Sikap termasuk niat, Aksi termasuk menulis, Menikmati kesibukan dan Sesuai maqam menulis.

Penulis sejati akan mencurahkan daya dan pikirannya untuk menghasilkan tulisan, andaikata ia tidak sedang menulis, ia pastilah memikirkan tentang apa yang ia hendak tulis. Ada waktu istimewa yang dipilihnya, yang paling nyaman, untuk larut dalam menulis. Ia tidak membiarkan satu haripun tanpa menulis. Menulis sam wajibnya dengan membaca.

Mengapa harus menulis ?

Apa yang kita angankan akan lenyap, apa yang kita katakan akan musnah, apa yang kita lakukan akan tersisa kecuali ditulis. Ia akan abadi dan menyejarah.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Dikutip dari Pramoedya ananta.

“Begitu seorang pengarang mati, tugasnya sebagai pengarang tidak dapat diambil alih orang lain. Sebaliknya seorang dekan, camat dan mantri polisi mati, dalam waktu singkat akan ada orang yang dapat dan mampu menggantikannya”. Dikutip dari Budi Darma.

Mendidik diri Menulis

Mendidik diri Menulis bukan hanya membuat diri kompeten di bidang menulis melainkan juga berani menegakkan prinsip “raward and punishment”.

Menulis itu berkomunikasi

  •  Kita bisa mengomunikasikan gagasan
  • Kita dan pembaca seakan berada dalam forum saling berhadapan
  • Materi tulisan tentu harus selaras dengan kebutuhan audiens ( pembaca )
  • Pengorganisasian materi tulisan juga perlu bagus
  • Pengguna bahasa yang komunikatif

Siapa yang tidak sibuk

Semua orang pasti bilang sibuk, maka ini ada 17 strategi jitu dari Much.Khoiri untuk tetap menulis dalam suasana sibuk

1. Tetap niat menulis

2. Rajin membaca

3. Gunakan alat perekam gagasan

4. Kobarkan inspirasi menulis

5. Tentukan waktu utama

6. Untuk pemula menulis bebas

7. Menulis dalam hati

8. Menulis di waktu utama

9. Manfatkan waktu luang

10. Menulis yang alami

11. Menulis yang dirasakan

12. Menulis selaras minat dan pekerjaan

13. Menulis dengan riang

14. Menulis yang banyak

15. Read better, write faster

16. Buatlah motto yang dahsyat

17. Menulis dengan doa



Kesimpulan :

  • Tidak ada manusia yang tidak sibuk tetapi kesibukan bukan alasan untuk tidak menulis
  • Tanpa menulis angankan akan lenyap, apa yang kita katakan akan musnah.
  •  Seseorang yang pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.Menulis adalah bekerja untuk keabadian.

No comments:

Post a Comment

Puisi

                      Untaian Cerita Soreku Detik detik jarum jam mengingatkan ku pada seseorang disampingku saat belajar di bangku...