Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 7 : Rabu, 06 Mei 2020
Waktu : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri : Farrah Dina, M.Sc, Founder
Tangga Edu
Topik : Terbitkan Bukumu, Catatkan
Topik : Terbitkan Bukumu, Catatkan
Sejarahmu
Peresum : Kaswati,S.Pd
( bukaswati@gmail.com )
Membaca buku sama dengan berbicara dengan orang bijak dimasa lalu
Menulis buku merupakan salah satu cara mencatat sejarah apa yang sudah kita lakukan. Kumpulan tulisan bisa dijadikan sebuah buku. Untuk menerbitkan buku ke sebuah penerbit besar adalah salah satu akibat dari karya yang baik. Ini merupakan suatu tantangan.
Penulis pemula yang penting adalah menuliskan untuk menuangkan pikiran.
Menurut Farrah Dina tentang 4 R dalam menulis :
1. Renjana
2. Rutin
3. Review
4. Ruang bagi pembaca
Adapun penjelasan singkatnya :
1. Renjana
Sesuatu yang menyenangkan, jadi dalam menulis mulailah dengan merasa senang menulis, tertarik dengan menulis. Hal ini bisa dibantu dengan sesuatu yang kita sukai. Hal yang kita sukai bisa kita jadikan motivasi untuk menulis hingga selesai.
2. Rutin
Disini yang dimaksud bukan hanya rutin menulis melainkan rutin membaca. Dengan rutin membaca otomatis, kita akan termotivasi untuk menulis. Karena dengan membaca kita akan mudah mendapatkan kosa kata untuk membuat tulisan kita. Menulis dan membaca itu bisa kapanpun dimanapun, hal ini bisa menambah bank bank kejadian yang kita temui, tokoh tokoh dalam penulisan kita . Yang paling mudah untuk menulis biasanya kita butuh waktu tertentu dan tempat tertentu untuk menghasilkan tulisan yang bagus.
3. Review
Bagian ini adalah bagian sulit. Maka untuk mempermudah tulis semua kejadian yang telah kita temui, kita alami atau kita baca. Dari paparan yang panjang itu kita bisa memilah milah mana yang sekiranya tema yang akan kita ambil dalam menulis. Mengusahakan tulisan kita untuk selalu menekankan pada satu titik yang populer.
4. Ruang bagi pembaca
Jangan jadikan review kita sudah bagus, kita perlu meminta review dari mereka yang membaca buku kita. Kita mengharapkan masukan dari pembaca tentang tulisan kita. Seorang penulis tidak ada artinya tanpa adanya pembaca, maka hadirnya pembaca sangat penting. Penulis dan pembaca adalah patner yang tak bisa terpisahkan dalam penulisan sebuah buku yang bagus.
Kesimpulan :
Peresum : Kaswati,S.Pd
( bukaswati@gmail.com )
Terbitkan Bukumu, Catatkan Sejarahmu
Menulis dengan 4 R
Mengambil kutipan dadi Farrah Dian
Menulis buku merupakan salah satu cara mencatat sejarah apa yang sudah kita lakukan. Kumpulan tulisan bisa dijadikan sebuah buku. Untuk menerbitkan buku ke sebuah penerbit besar adalah salah satu akibat dari karya yang baik. Ini merupakan suatu tantangan.
Penulis pemula yang penting adalah menuliskan untuk menuangkan pikiran.
Menurut Farrah Dina tentang 4 R dalam menulis :
1. Renjana
2. Rutin
3. Review
4. Ruang bagi pembaca
Adapun penjelasan singkatnya :
1. Renjana
Sesuatu yang menyenangkan, jadi dalam menulis mulailah dengan merasa senang menulis, tertarik dengan menulis. Hal ini bisa dibantu dengan sesuatu yang kita sukai. Hal yang kita sukai bisa kita jadikan motivasi untuk menulis hingga selesai.
2. Rutin
Disini yang dimaksud bukan hanya rutin menulis melainkan rutin membaca. Dengan rutin membaca otomatis, kita akan termotivasi untuk menulis. Karena dengan membaca kita akan mudah mendapatkan kosa kata untuk membuat tulisan kita. Menulis dan membaca itu bisa kapanpun dimanapun, hal ini bisa menambah bank bank kejadian yang kita temui, tokoh tokoh dalam penulisan kita . Yang paling mudah untuk menulis biasanya kita butuh waktu tertentu dan tempat tertentu untuk menghasilkan tulisan yang bagus.
3. Review
Bagian ini adalah bagian sulit. Maka untuk mempermudah tulis semua kejadian yang telah kita temui, kita alami atau kita baca. Dari paparan yang panjang itu kita bisa memilah milah mana yang sekiranya tema yang akan kita ambil dalam menulis. Mengusahakan tulisan kita untuk selalu menekankan pada satu titik yang populer.
4. Ruang bagi pembaca
Jangan jadikan review kita sudah bagus, kita perlu meminta review dari mereka yang membaca buku kita. Kita mengharapkan masukan dari pembaca tentang tulisan kita. Seorang penulis tidak ada artinya tanpa adanya pembaca, maka hadirnya pembaca sangat penting. Penulis dan pembaca adalah patner yang tak bisa terpisahkan dalam penulisan sebuah buku yang bagus.
Kesimpulan :
- Membaca buku sama dengan berkomunikasi dengan orang orang pintar
- Dalam menulis buku jangan lupa awali dengan membaca, untuk memperpudah kita membuat kosa kata, dan topik topik yang sesuai sehingga bisa memunculkan tulisan yang populer
- Jangan berhenti menulis jika ada saran dari pembaca, dengan adanya saran dan masukan dari pembaca maka akan bisa membentuk tulisan kita menjadi sempurna. Penulis tanpa pembaca tidak ada artinya. Maka kita bisa menyebut pembaca dalah patner penulis.

No comments:
Post a Comment