Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 11 : Selasa, 12 Mei 2020
Waktu : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri : Arief Darmadiansah, Alor, NTT
Topik : Berbagi pengalaman mengenai inovasi pembelajaran di Ajang Nasional
Peresum : Kaswati,S.Pd
( bukaswati@gmail.com )
Berbagi pengalaman mengenai inovasi pembelajaran di Ajang Nasional
Guru berdedikasi SMA
Propinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2019
Arif Darmadiansah, S.Pd
Guru SMA NEGERI PROBUR
Senyuman Sang Mutiara Hitam untuk Masa Depan
Semangat Pendidikan di Tapal Batas Indonesia
Bagai surga di timur matahari. Kabupaten Alor adalah wilayah terdepan negara Indonesia yang berdekatan dengan negara Timur Leste. Di Kabupaten Alor inilah Arif Darmadiansah,S.Pd mengabdikan dirinya sebagai seorang Pendidik di sebuah SMA. Arif Darmadiansah adalah sosok Guru Garis Depan yang berasal dari Solo Jawa Tengah. Beliau di tempatkan di sebuah SMA Negeri Probur ,Desa Probur, Kecamatan Alor Barat Daya, kabupaten Alor. Di derah terpencil ini sosok Arif Darmadiansah punya tekat kuat untuk mencerdaskan anak bangsa yang berada di kawasan garis depan Indonesia. Bersama 12 guru lainnya ia membagikan ilmu kepada siswa.
Minimnya sarana prasaran disekolah dan rendahnya minat belajar siswa, membuat tekat Arif menjadi kuat. Ia makai berbagai macam cara untyk menerobos pembelajaran yang menarik. Terinspirasi dari minimnya alat pembelajaran, Arif tergerak untuk membuat media pembelajaran. Arif adalah guru yang mengampu mata pelajaran Biologi. Ia membuat media pembelajaran yang di beri nama Hologram proyektor digital tenaga surya.
Arif yakin dengan media pembelajaran yang dibuat ini bisa membuat peserta didik bersaing secara global. Tak disangka hasil karya Arif mendapat respon yang luar biasa dari para siswa. Tidak hanya semangat melainkan pemahaman siswa semakin bertambah. Siswa sangat terbantu dengan alat pembelajaran yang dinuatnya. Karya Hologramnya ini berhasil mengantarkannya menjadi juara 2 lomba inovasi pembelajaran tahun 2016 di Jakarta.
Dari hasil karya Arif ini, memotivasi guru-guru lain untuk ikut untuk berinovasi membuat media pembelajaran. Selain menciptakan media pembelajaran Arif dan mentransfer ilmu pengetahuan biologi semata. Sosok Arif juga menyentuh akulturasi budaya. Kegiatan bernyanyi bersama hingga membuat lopo khas Alor. Salah satu triknya agar para siswa siswinya tetap semangat menimba ilmu. Bukan hanya kognitif semata yang diberikan ke siswa namun nilai kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, gotong royong, toleransi dan kedisiplinan turut ditanamkan Arif kepada siswanya.
Kesimpulan :
1. Dalam mentranfer ilmu pengetahuan sebagai guru tidak harus menunggu vasilitas yang memadai
2. Guru sejati harus selalu mengembangkan pembelajarannya agar kreatif dan inovatif.
3. Setiap guru perlu meningkatkan kompetensi pelajaran. Peningkatan mutu pelajaran akan berdampak pada mutu pendidikan.
4. Pendidikan yang bermutu akan melahirkan generasi yang mampu melakukan perubahan-perubahan yang positif bagi kemajuan bangsa.
5. Sebagai guru tidak hanya mentranfer ilmu pengetahuan namun nilai kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, gotong royong, toleransi dan kedisiplinan turut ditanamkan.

No comments:
Post a Comment