Sunday, May 24, 2020

Resume belajar menulis tanggal 27 April 2020


Pemateri tangal 27 April 2020
Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 20 : Senin, 27 April 2020
Waktu              : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri         : Dr.Onno W.Purbo
Topik               : Menulis dan membuat buku digital
Peresum         : Kaswati,S.Pd
                          ( bukaswati@gmail.com )

Menulis dan membuat buku digital
Mengutip dari paparan  Dr.Onno W.Purbo



Dr.Onno W.Purbo adalah Pelopor dunia IT yang berjasa dengan adanya internet di Indonesia. Kiprahnya di dunia teknologi bermanfaat bagi lingkungan dan orang lain. Beliau senang berbagi ilmu untuk mencerdaskan bangsa melalui IT. Membuat buku digital atau elektronik adalah salah satu keahlian beliau. Pada saat memberikan kuliah, beliau menekankan untuk menulis secara elektronik sehingga akan menghasilkan Digital book atau e-book yang mudah dibaca dimana saja. Kelebihan lain Digital book lebih praktis dan modern, sehingga tidak mengharuskan pembacanya untuk beli ke toko Buku. Namun demikian buku teks tidak harus ditinggalkan namun dalam pendistribusian akan sedikit memakan waktu tergantung lokasi pemesan. Apalagi dalam kondisi Covid-19 ini. Kelemahan dari buku digital jika pemesan tidak memiliki jaringan internet yang bagus atau tidak cukup kuotanya (pendapat pribadi pembuat resume).

Cara membuat buku digital tidaklah terlalu sulit jika kita memang mengerti IT. Dan sekarang banyak penulis buku atau penerbit yang memiliki kemampuan IT untuk membuat buku Digital. Yang digunakan oleh penulis pada tahap awal yaitu menggunakan aplikasi Microsoft Word untuk pembuatan tulisan, grafik, gambar dan masih banyak lagi. Narasumber juga menyarankan untuk tulisan atau artikel dalam bentuk word sebaiknya di ubah dalam bentuk PDF sebelum dikirim ke penerbit.

Pada awal kuliah beliau menjelaskan teknis menulis buku dengan tidak melupakan rumus WH and H Questions (What, Where, When, Who, Why dan How). Untuk menjadi penulis yang expert harus banyak membaca. Dengan membaca kita dapat mengetahui gaya bahasa, content yang menarik yang digunakan penulis dan memperkaya kosa kata kita.

Langkah pertama dalam menulis mencari topik yang akan diminati pembaca. Hal ini dapat dilakukan dengan bercakap-cakap dengan orang lain yang akan menjadi target pemasaran buku kita. Kita akan mengetahui topik yang sangat diminati pembaca dengan pembaca yang tepat juga. Biasanya untuk Guru akan lebih mudah mendapatkan topik untuk membuat buku karena dalam kesehariannya dapat memantau buku yang diminati atau disukai siswanya.

Penulis dapat mengambil referensi dari buku-buku asing yang kemudian diterjemahkan dan ditulis kembali dengan menggunakan bahasa penulis sendiri atau dengan kata lain mem- parafrase sumber-sumber referensi tersebut. Untuk menerbitkan buku langkah-langkah yang harus dipersiapkan, sebagai berikut :

1. Halaman Judul.
2. Kata pengantar, dapat ditulis lebih dari satu orang, misalnya Kepala Sekolah, Supervisor atau orang-orang penting yang terlibat didalam pembuatan buku.
3. Daftar Isi.
4. Materi lengkap (kontent), dapat ditambahkan gambar.
5. Tentang penulis, dibuat ringkas dan menarik.
6. Daftar Pustaka
7. Sinopsis, ringkasan cerita dari isi buku tersebut yang akan memberikan gambaran tentang isi buku tersebut.


Kesimpulan

Membuat buku digital di wikipedia karena proses pembuatannya mudah.
Penulisan ilmiah dan menyarankan untuk mencari referensi berbahasa Inggris agar mudah diterbitkan untuk menjadi jurnal internasional. Referensi tersebut dapat diakses dari google scholar (http://scholar.google.com) dengan memasukkan kata-kata inti yang akan mengantar kita untuk mendapatkan informasi lengkap.

Dua Penerbit yaitu Penerbit ANDI Offest dan Elex Media Komputindo (yang mayoritas menerbitkan buku Digital). Untuk meyakinkan penerbit untuk mencetak buku kita apabila kita memiliki banyak followers baik di FB, twitter atau instagram. Cover buku juga memiliki peranan untuk larisnya sebuah buku. ANDI Offest pada umumnya yang akan merancang cover buku dan penulis cukup menyiapkan materi yang padat dan menarik.




           

Resume belajar menulis tanggal 22 Mei 2020


Pemateri tanggal 22 Mei 2020
Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 19  : Jumat, 21 Mei  2020
Waktu             : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri          : Prof. Deni Darmawan
Topik               : Membuat Siaran Televisi Pendidikan Lewat Aplikasi di HP
Peresum           : Kaswati,S.Pd
                          ( bukaswati@gmail.com )

Membuat Siaran Televisi Pendidikan Lewat Aplikasi di HP



Mengembangkan program pendidikan melalui media TV, merupakan langkah untuk mempermudah siswa untuk mengakses materi. Jadi tidak hanya dunia hiburan saja yang bisa di tayangkan dalam media TV. Prof Deni Darmawan memberikan paparan materi dengan tema “Membuat Siaran Televisi Pendidikan Lewat Aplikasi di HP”. Dengan perkembangan teknologi sekarang ini Nothing is imposible in this word tidak ada yang tidak mungkin saat ini media dan proses pembelajaran pendidikan bisa masuk TV bahkan kita bisa membuat siaran TV sendiri.

Mengutip dari paparan Prof. Deni Darmawan

PIKIRAN RAKYAT - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meluncurkan televisi berbasis digital, TVUPI, Selasa 28 April 2020. Meski TVUPI dikelola oleh universitas, masyarakat luas bisa berpartisipasi dalam memberikan tayangan yang bertema pendidikan.
Kepala Humas UPI Deni Darmawan mengatakan, sesuai dengan tujuan pembuatannya mengedepankan tri darma pendidikan, TVUPI tidak berorientasi profit. TVUPI yang berbasis digital akan ditayangkan di laman humas.upi.edu. Selain itu, TVUPI bisa diakses di media sosial dan kanal youtube UPI.
Hal yang membedakan TVUPI dengan TV digital lain, yakni masyarakat bisa berpartisipasi mengirimkan tayangan. Bahkan, berpartisipasi melakukan siaran langsung.

TVUPI juga akan menayangkan konten-konten internal UPI, seperti kegiatan dosen dan mahasiswa, seminar, penelitian dan lainnya. Untuk menayangkan konten internal, Humas UPI telah menyiapkan kru produksi dan satu ruang studio. Selain kru produksi, semua sivitas akademika UPI bisa berkontribusi dalam memberikan tayangan untuk TVUPI, diantaranya alumni, tata usaha, dosen, mahasiswa hingga orangtua mahasiswa.

Dikatakan Deni, pendirian TVUPI terinspirasi dari kehadiran TV edukasi yang dulu dibuat oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi. Deni pun pernah terlibat dalam produksi TV Edukasi. Namun, TV Edukasi kini tak lagi tayang.
Oleh karena itu, Deni berharap, TVUPI dapat menghadirkan kembali sebuah televisi yang mengedepankan tayangan-tayangan pendidikan. Mengingat, tayangan pendidikan kurang didapat dari stasiun TV komersil.



Kesimpulan

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meluncurkan televisi berbasis digital, TVUPI, Selasa 28 April 2020. Pendirian TVUPI terinspirasi dari kehadiran TV edukasi yang dulu dibuat oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Proses pembelajaran sesuai perkembangan teknologi saat ini bisa melalui siaran TV.

Kita bisa membuat s iaran TV berkaitan tayangan pendidikan merupakan inspirasi menghadirkan edukasi sesuai tema atau materi yang kita diajarkan.


Resume belajar menulis tanggal 21 Mei 2020


Pemateri tanggal 21 Mei 2020
Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 18  : Kamis, 21 Mei  2020
Waktu             : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri          : Paman Apiq
Topik               : Dari Blogger Menjadi Youtuber dan Mendapatkan Jutaan Rupiah Hanya dari  
                           Rumah
Peresum           : Kaswati,S.Pd
                          ( bukaswati@gmail.com )


Dari Blogger Menjadi Youtuber dan Mendapatkan Jutaan Rupiah Hanya dari Rumah

Di balik sosoknya yang rendah hati, lulusan Teknik Elektro ITB ini memiliki kemampuan matematika yang ingin ia bagikan ke semua orang. Ia membuka kursus matematika bernama APiQ (Aritmatika Plus Inteligensi Quantum). Ia kemudian memilih kanal Youtube untuk menyebarkan virus cinta matematika. Dan sejak membuka Youtube Channelnya di tahun 2008, jutaan penonton telah menikmati pelajaran matematika yang mudah dan menyenangkan.

Agus Nggermanto, kini akrab dipanggil Paman APiQ oleh siswa-siwa yang belajar matematika dengan metode APiQ. Sebelum muncul karakter Paman APiQ, para siswa itu memanggilnya dengan istilah beragam, Pak Agus, Mas Agus, Kak Agus, Om Agus, Pak Angger, Mas.

Mengutif dari penjelasan Paman Apiq 

Paman Apiq memulai jadi blogger dengan wordpress gratisan sejak 2008 dengan alamat APIQQUANTUM.COM. Lalu 2012 makin aktif sebagai youtuber dengan beberapa canel

1. youtube.com/pamanapiq

2. youtube.com/edujiwa

apiQQuantum.com.Semua membahas tentang pendidikan dan khususnya matematika kreatif. Memang jadi youtuber lebih menggoda karena penghasilan dolar otomatis masuk rekening. Taksiran penghasilan 1 canel saya di atas sekitar 100 sd 2000 dolar per bulan. Berbagi ilmu matematika sambil dapat bonus dolar.

Tips jadi blogger dan youtuber

1. Gunakan program gratis. Misalnya saya pakai wordpress dan youtube

2. Kembangkan konten sesuai minat dan keahlian kita. Misalnya kita guru dan penulis

matematika.

3. Pelajari statistik u improvement. Baik wordpress atau youtube menyediakan statistik yg

berlimpah. Maka konten bisa terus mengalir

Kesimpulan

Media Youtube merupakan media belajar yang efektif dan efisien. Siswa menjadi mudah memahami konsep pelajaran kreatif melalui video multimedia. Hal ini karena video multimedia dilengkapi dengan gambar, tulisan, suara dan gerakan atau animasi.

Menampilkan video yang memang dibutuhkan masyarakat dengan tampilan konten yang menarik dan mudah dimengerti. Merupakan salah satu trik agar karya kita banyak dikunjungi dan bisa bermanfaat bagi orang lain.

Usaha pendidikan sebagaimana usaha umumnya memerlukan disiplin dan konsistensi tingkat tinggi. Namun kendala ini dapat diatasi dengan memperkuat konsistensi tim dan berpartisipasi aktif dengan pelatihan-pelatihan.

Resume belajar menulis tanggal 20 Mei 2020

Pemateri tanggal 20 Mei 2020
Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 17  : Rabu, 20 Mei  2020
Waktu             : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri          : Dedi Dwitagama
Topik               : Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog
Peresum           : Kaswati,S.Pd
                          ( bukaswati@gmail.com )

Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog
Mengutif dari penjelasan Dedi Dwitagama



Rabu, ,20 Mei ,2020 Guru-guru Nusantara mengikuti pelatihan menulis. Kali ini membahas tentang mendokumentasikan semua kegiatan di blog. Disampaikan oleh bapak Dedi Dwitagama dan dimoderatori oleh ibu Fatimah. Sejak tahun 2005. Dedi sudah menulis diratusan blog. Tulisan emasnya menghiasi dinding-dinding blog. Beliau seorang guru yang kreatif, dengan tulisan-tulisannya menghantarkan beliau berkeliling Indonesia.

Apa itu Blog? Secara sederhana blog seperti diary atau catatan harian yang diunggah ke internet dan bisa dinikmati oleh orang sedunia

Awalnya Dedi Dwitagama mendokumentasikan semua kegiatan; di kelas, di sekolah, di luar sekolah dan hobby Dedi fotografi, rasanya seperti nano-nano, yang membuat beliau memutuskan untuk hijrah ke wordpress dan memisahkan.

Mulai tahun 2007 Dedi mendokumentasikan ide” pendidikan dan kegiatan sekolah di http://dedidwitagama.wordpress.com
kerja sampingan saya yang sangat luar biasa menghasilkan saya titip di http://trainerkita.wordpress.com
hasil karya hunting foto saya didokumentasikan di http://fotodedi.wordpress.com
Semua blog itu masih aktif hingga kini, https://dedidwitagama.wordpress.com/2020/05/13/podcast-pak-dedi/ adalah posting terakhir saya
Sejak 2008 saya ikut posting artikel di blog keroyokkan kompasiana.com, http://kompasiana.com/dwitagama.

Apa manfaat ngeblog? Yang utama adalah mengubah pola pikir sebagai Konsumen tulisan menjadi produsen tulisan. Jika dulu menjadi penikmat tulisan orang lain, sekarang dinikmati oleh orang lain. Dalam seminggu blog Dedi dikunjungi 2000 pembaca, jadi rata-rata perhari sekitar 300 pembaca. Dokumentasi Dedi di huhttps://trainerkita.wordpress.com, membuat beliau sering ditemukan oleh Even Organizer yang sedang mencari pembicara dan mendatangkan rejeki keliling Indonesia.
November 2019, Dedi mendapatkan kehormatan sharing pemantaan teknologi digital di hadapan guru” SMA se Indonesia yang sedang berkumpul di IPB University Bogor, see https://trainerkita.wordpress.com/2019/11/07/pesta-sains-nasional-ipb-university-guru-kreatif-inovatif-di-era-digital/
Gegara blog itu Dedi wara-wiri berbagi dan dibagi rezeki ribuan kali, pernah dalam satu tahun sama mengisi 181 seminar, diskusi, dan sebagainya dua hari sekali.
kemana saja perjalanan Dedi sebagai pendidik bisa disimak di https://trainerkita.wordpress.com/about/
teman” yang mau bertanya atau pendalaman, silahkan, Dedi lebih senang memasuki materi dari angle yang diminta bapak-ibu

Apa yang menjadi tip dan trik pak Dedi dalam merawat blog

Dedi hanya memanfaatkan nikmat Allah, punya notebook, punya HP dan akses internet, saat ini Dedi banyak menulis blog dengan aplikasi androin di HP.


Bagaimana merawat blog?

Merawat blog: persis seperti merawat cinta kasih, merawat tanaman, hewan, dan sebagainya. Harus sering dikunjungi, disiram dengan artikel, dijawab bybalik komentar pembaca, kalau sedang kering ide, lihat” blog orang lain, biasanya muncul ide.
jika sedang banyak ide, Dedi tulis sekaligus beberapa artikel, setiap artikelnya tak perlu terlalu banyak, cukup dua atau tiga alinea dilengkapi foto atau video, dan diposting terjadwal seminggu sekali. andai kita punya 8 artikel, artinya dua bulan ke depan kita tak perlu posting lagi dan artikel kita akan muncul sendiri. Jika ada ide lagi bisa dijadwalkan buat dua bulan berikutnya.



Kesimpulan
Menulis di blog adalah salah satu alternatif di era digital yang mudah dikerjakan oleh setiap orang karena bisa jadi penanda atau jejak kehidupan kita, dan ketika tulisan kita bermanfaat buat orang lain maka pahalanya bakal terus mengalir walau kita sudah tak ada. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat sesama.

Resume belajar menulis tanggal 19 Mei 2020

Pemateri tanggal 19 Mei 2020
Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 16  : Selasa, 19 Mei  2020
Waktu             : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri          : Agus Sampurno
Topik               : Membuat Blog Anda Banyak Pengunjung
Peresum           : Kaswati,S.Pd
                          ( bukaswati@gmail.com )

Membuat Blog Anda Banyak Pengunjung
Mengutif dari penjelasan Agus Sampurno

Ada beberapa hal yang bisa kita ambil persingkat kalimat :                                                                         
1.      Buat poin Anda segera bisa dibaca atau ditebak.
2.      Persingkat pengantar.
3.      Gunakan kata-kata sederhana.
4.      Tambahkan grafik dan statistik.
5.      Gunakan lebih banyak titik, lebih sedikit koma.
6.      Menulis untuk membaca sepintas lalu, bukan membaca dalam-dalam.
7.      Tebalkan hal yang menjadi pokok pikiran utama.
Kalimat pertama
1.      Paragraf kecil> Paragraf panjang
2.      Periksa alurnya
3.      Tulis ulang setelah Anda menulis
4.      Baca dengan keras apa yang Anda tulis
Saat membuat paragraf persingkat hingga 3 kalimat.
1.      Buat kalimat hingga maksimal 17 kata.
2.      Potong kata-kata  menjadi kalimat yang lebih pendek jika Anda bisa.
3.      Terkadang, paragraf satu kalimat itu mengagumkan.
4.      Kiat penulisan sederhana: Semakin banyak titik, semakin sedikit koma.
Hubungkan ke kalimat sebelumnya.
1.      Tautan ke kalimat berikut.
2.      Hilangkan segala sesuatu yang menambah kebingungan.
3.      Tambahkan detail berwarna-warni
4.      beragam.
5.      Hapus kata-kata yang tidak perlu.
Kebanyakan orang menangani kata-kata seolah-olah itu adalah uang receh: ringan, murah, dapat dibuang. Komunikator yang baik meninggalkan detail yang tidak perlu. Komunikator yang luar biasa memperlakukan kata-kata sebagai komoditas yang paling langka.
Kiat penulisan: Tambahkan metafora.
Konsep abstrak sulit dipahami. Tetapi metafora membuatnya konkret.
Membaca tanpa metafora seperti tersandung di sekitar rumah Anda dalam gelap. Tetapi membaca dengan metafora seperti berjalan dalam cahaya.
Contoh metafora;    
Engkau belahan jantung hatiku sayangku.
Raja siang keluar dari ufuk timur.
 Jonathan adalah bintang kelas dunia.
 Raja malam telah keluar dari paraduannya.

Kesimpulan
1.      Dalam membuat blog harus memperhatikan penulisan kalimat.
2.      Buat kalimat dalam paragraf yang mengagumkan.
3.      Komunikator yang luar biasa memperlakukan kata-kata sebagai komoditas yang paling langka.
Sisipkan tambahan metafora  yang bisa membuat konsep abstrak sulit dipahami. Tetapi metafora membuatnya konkret.

Resume belajar menulis tanggal 18 Mei 2020

Pemateri tanggal 18 Mei 2020
Belajar Menulis Gelombang 10
Pertemuan 15  : Senin, 18 Mei  2020
Waktu             : Pukul 13.00 -15.00 WIB
Pemateri          : Wijaya Kusumah ( Om Jay )
Topik               : Menciptakan Pola Belajar Yang Efektif dari Rumah
Peresum           : Kaswati,S.Pd
                          ( bukaswati@gmail.com )

Menciptakan Pola Belajar Yang Efektif dari Rumah
Mengutif dari penjelasan Wijaya Kusumah ( OmJay )


Awal maret Presiden Jokowi menyampaikan tentang adanya pasien yang positif korona. Pasien tersebut merupakan Ibu dan Anak yang dirawat di RS Suroso, sebenarnya Pasien tidak tahu apakah terkena korona atau tidak, sebab yang dia rasakan hanya deman dan batuk pilek biasa. Namun peristiwa tersebut membuat Bangsa Indonesia mulai waspada terhadap virus yang mematikan ini.
Dari peristiwa ini berpengaruh pada kegiatan Pendidikan, mulai pertengahan bulan Maret 2020 di beberapa daerah khususnya Propinsi Banten mengharuskan guru dan peserta didik belajar di rumah. Bahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membatalkan pelaksanaan UNBK yang rencana akan di hapuskan pada tahun 2021, karena Covid-19, terpaksa pada tahun ini UN di hapuskan, untuk melindungi guru dan peserta didik dari penyebaran virus corona. Oleh karena itu berbagai upaya dilakukan oleh guru dan peserta didik untuk belajar di rumah. Bagaimana Pola belajar efektif dari rumah dapat di lakukan. Banyak aplikasi yang menawarkan pembelajaran daring, rumah belajar, saba banten yang ditawarkan, namun guru-guru baru familier dengan google class room. Efektifkah pembelajaran tersebut ?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002: 885) pola adalah suatu system kerja atau cara kerja sesuatu. Sedangkan menurut Kamus antropologi, pola adalah rangkaian unsur-unsur yang sudah mantap mengenai suatu gejala dan dapat dipakai sebagai contoh dalam menggambar atau mendeskrifsikan gejala itu sendiri (Suyoto, 1985: 327).
Belajar adalah suatu proses perubahan kepribadian seseorang dimana perubahan tersebut dalam bentuk peningkatan prilaku, seperti peningkatan pengetahuan, keterampilan, daya pikir, pemahaman, sikap, dan berbagai kemampuan lainnya. Menurut Skiner, pengertian belajar adalah suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlaku secara progresif. Sedangkan C.T Morgan mendefinisikan belajar adalah suatu perubahan yang relative dalam menetapkan tingkah laku sebagai akibat dari pengalaman yang telah lalu.
Efektif bisa diartikan sebagai suatu yang dapat mencapai tujuan maksimal yang diharapkan. Pengertian efektif merupakan suatu usaha yang dilakukan secara maksimal sesuai yang diharapkan, selain itu efektif juga bisa diartikan sebagai salah satu usaha yang tidak pernah lelah sebelum harapan yang di inginkan belum tercapai. Sementara rumah adalah salah satu bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu tertentu. Rumah yang nyaman dapat memberikan kenyamanan bagi yang menepati rumah tersebut.
Berdasarkan definisi-definisi  diatas pola Belajar efektif dari rumah dapat diartikan sebagai suatu susunan kegiatan yang dapat di gunakan untuk melakukan proses perubahan tingkah laku yang maksimal dari suatu tempat yang nyaman agar dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.
Dengan demikian peserta didik yang melakukan pola belajar efektif dari rumah dapat membuat rencana kegiatan belajar dengan membuat perencanaan, penjadwalan yang berlangsung terus menerus di dalam rumah. Jawal ini harus di ikuti secara konsisten, disiplin dan terjadwal. Rumah sebagai tempat tinggal dapat dijadikan sarana pembelajaran yang membuat nyaman bagi peserta didik. Penjadwalan kegiatan dapat di buat sebagai patokan untuk melakun kegiatan belajar misalnya dengan membuat jadwal dari mulai bangun tidur sampai ke tidur lagi.
Kesimpulan
1.      Gunakan teknologi yang ada untuk menciptakan pola pembelajaran yang efektif dari rumah. Bila adanya hanya WA Group, gunakan WA Group tsb dengan memadukan antara teks, foto dan video.
2.      melejitkan keterampilan menulis iswa lewat blog di internet. Sebab siswa dapat belajar menulis secara online melalui blognya masing-masing.
3.      Siswa dibiasakan untuk menulis apa yang ingin disampaikannya, dengan begitu bukan hanya lisan saja yang terlatih, tapi juga tulisan
4.      dalam menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah, guru harus mempunyai peta kelas atau kondisi siswa di rumah dan disesuaikan dengan kondisi guru di rumah. Artinya, komunikasi guru dan siswa dari rumah masing-masing harus membuat mereka saling berinteraksi dan berdiskusi sehingga pembelajarn menjadi menyenangkan dan bermakna. Semua itu bisa dilakukan bila kegiatan Pembelajaran jarak jauh dibuat secara terjadwal. Kegiatan harus membuat siswa menjadi mandiri dan menemukan kemerdekaan belajar.
5.      Prinsip yang harus diperhatikan dalam menciptakan pola pembelajar dari rumah adalah kegiatan pembelajaran harus menyenangkan semua. Siswa senang, orng tua senang dan gurunya juga senang. Akses internet lancar, dan guru bisa menggunakan berbagai aplikasi yang sesuai dengan kondisi siswa di rumah.
Menciptakan belajar efektif dari rumah harus direncanakan dan terjadwal. Bagaimanapun efektif belajar harus membiasakan diri untuk konsisten disiplin dalam mengikuti jadwal yang sudah dibuat. Peserta didik yang terbiasa menggunakan penjadwalan belajar di rumah akan mengalami perubahan tingkah laku yang sangat signifikan. Sementara peserta didik yang tidak menggunakan perencanaan dalam pembelajaran bahkan tidak pernah mau belajar akan memperoleh penilaian yang tidak maksimal. Oleh sebab itu menciptakan belajar efektif dari rumah harus di bimbing oleh orang tua atau guru, sehingga peserta didik terbiasa dan konsisten dengan jadwal yang dibuatnya sendiri.

Sunday, May 17, 2020

resume belajar menulis tanggal 15 Mei 2020

Pemateri tanggal 15 Mei 2020


Belajar Menulis Gelombang 10

Pertemuan 14 : Jumat, 15 Mei 2020

Waktu : Pukul 13.00 -15.00 WIB

Pemateri : Wijaya Kusumah ( Omjay )

Topik : Ketika Bukumu Ditolak Penerbit Mayor



Peresum : Kaswati,S.Pd
                ( bukaswati@gmail.com )


Ketika Bukumu Ditolak Penerbit Mayor 

Mengutif dari penjelasan Wijaya Kusumah ( Omjay ) 



Sedih rasanya bila buku yang kita tulis ditolak oleh penerbit. Omjay sendiri pernah merasakannya. Makan tak enak, tidurpun tak nyenyak. Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati kata Omjay.

Namun Omjay termasuk orang yang pantang menyerah. Ketika naskah bukunya ditolak para penerbit mayor, beliau tidak putus asa. Beliau menerimanya dengan lapang dada dan senyuman meskipun terasa pahit.

Berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya. Kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda. Gembirakan dirimu dengan terus belajar kepada orang-orang yang telah sukses menerbitkan bukunya.

Beliau memperbaiki tulisannya. Kemudian beliau baca kembali. Beberapa teman yang beliau percaya , dimintai untuk memberikan masukan. Hasilnya buku beliau menjadi lebih baik dari sebelumnya dan lebih enak untuk dibaca. Sakit hati ini terasa terobati.

Ibarat seorang mahasiswa S1 yang skripsinya dipermak habis sama dosen pembimbingnya. Ibarat mahasiswa S2 yang tesisnya ditolak promotornya dan ibarat mahasiswa S3 yang ditolak proposal desertasinya.

Beliau sangat berterima kasih kepada para penerbit yang sudah menolak buku yang telah disusunnya. Dengan begitu buku yang disusun menjadi layak jual. Coba kalau seandainya naskah buku beliau langsung diterima, pasti banyak yang tidak laku karena isinya kurang menarik hati pembaca. Buku Omjay terbit tapi tidak banyak pembelinya, karena bukunya tidak menarik hati pembaca.

Pengalaman menarik Omjay saat aku menulis apa adanya, ternyata buku dilombakan menang. Tetapi Omjay pernah menulis buku dengan judul Menulis Siapa Takut. Tapi kalah dalam lomba dan Omjay kirim ke penerbit mayor, ternyata lolos dan terus dapat royalty 5 tahun. Jangan takut ditolak sambil memperkenalkan nama kita ke penerbit.

Omjay jadi banyak belajar semenjak buku ditolak penerbit mayor. Beliau perbaiki dan terus perbaiki sehingga naskah buku menjadi lebih enak dibaca. Butuh waktu lama mengerjakannya. Omjay pantang menyerah. Beliau belajar dari penolakan. Beliau pergi ke toko buku dan membaca buku-buku best seller. Dari sanalah Omjay akhirnya tahu rahasia buku mereka laris dibaca pembaca.

Sejak saat itu Omjay semakin menggebu-gebu semangatnya. Ibarat perahu yang sudah berlayar tentu pantang untuk kembali ke pelabuhan. Jalan terus sampai tujuan walaupun akan banyak ombak besar menghadang. Tidak ada nahkoda ulung yang tidak melalui lautan yang berombak ganas. Justru disitulah keahliannya teruji.

Ketika bukumu ditolak penerbit, teruslah menulis dan jangan berhenti menulis. Ketika engkau terus menulis, maka tulisanmu akan semakin tajam dan nendang. Pasti tulisanmu akan layak jual. Pasti tulisanmu akan banyak dibaca orang. Kuncinya satu mau belajar dan pantang menyerah.

Perbaiki dan terus perbaiki sehingga penerbit mayor mau menerbitkan bukumu tanpa kita keluar uang satu senpun. Kitapun tersenyum ketika royalti buku kita mencapai angka yang fantastis. Puluhan bahkan ratusan juta rupiah kita dapatkan bila buku kita laku keras.



Kesimpulan

1. Jangan takut untuk mulai menulis

2. Sebuah karya kita di tolak bukan berarti pemicu kita untuk berhenti berkarya. Melainkan menjadi pemicu semangat kita untuk berlatih lebih giat lagi.

3. Jadilah guru tangguh berhati cahaya. Kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda. Kuncinya satu mau belajar dan pantang menyerah.

4. Jangan berhenti menulis. Ketika kita terus menulis,maka tulisan kita akan semakin tajam.



Thursday, May 14, 2020

Resume belajar menulis tanggal 14 Mei 2020

Pemateri tanggal 14 mei 2020
Belajar Menulis Gelombang 10

Pertemuan 13 : Kamis, 14 Mei 2020

Waktu : Pukul 13.00 -15.00 WIB

Pemateri : Asef Sapa’at

Topik : Pengalaman Menulis Opini dan Hikmah Republika

Peresum : Kaswati,S.Pd

                 ( bukaswati@gmail.com )


Pengalaman Menulis Opini dan Hikmah Republika 

Mengutif dari penjelasan Asef Sapa’at 


Kata perkenalan seorang Asep Sapa'at, tubuh sehat, jiwa kuat, cita-cita ingin jadi orang bermanfaat.
Dengan semangat untuk saling belajar, Asef ingin sharing tentang pengalaman menulis di rubrik opini dan hikmah Republika.

Pertama, Asef menjelasan tentang mengikat makna. Istilah mengikat makna dipopulerkan oleh almarhum Hernowo. Segala hal yang berkaitan dengan aktivitas menulis sebagai cara untuk memaknai hal-hal yang bisa kita lihat, dengar, rasakan, renungi.

Setiap orang memiliki hambatan menulis yang berbeda-beda. Ada hambatan yang disebabkan kesulitan mengalirkan gagasan, ada juga karena faktor mood, ada pula yang disebabkan karena faktor penguasaan bahasa serta keterampilan menulis. Namun hakikatnya, setiap diri kita bisa menulis jika konsisten mau belajar. Hal yang paling mudah ditulis adalah sesuatu yang dekat dengan diri kita.

Sebelum Asef dapat mempublikasikan tulisan di media masa, Asef belajar menulis di buku harian. Menulis di buku harian adalah cara ampuh untuk membangun kepercayaan diri untuk menuangkan gagasan.

Berdasarkan kajian salah satu guru menulis saya, Mas Bambang Trimansyah, sifat tulisan terbagi ke dalam 4 sifat, yaitu:

1. Pribadi tertutup, yakni tulisan bersifat sangat pribadi dan cenderung dirahasiakan agar tidak dibaca atau terbaca oleh orang lain. Tulisan ini biasanya berupa diari, surat-surat pribadi, ataupun catatan-catatan rahasia.

2. Pribadi terbuka, yakni tulisan bersifat pribadi ataupun sangat pribadi, tetapi dibiarkan ataupun disengaja untuk dibaca orang lain. Tulisan semacam ini muncul akibat perkembangan teknologi informasi, terutama di dunia internet. Tulisan-tulisan di blog, situs, ataupun media sosial cenderung banyak yang bersifat pribadi, subjektif, dan kadang malah dibuat sesuka hati.

3. Publik terbatas, yakni tulisan yang ditujukan untuk konsumsi orang banyak, tetapi dalam lingkup terbatas, misalnya lingkup komunitas, lingkup keagamaan, ataupun lingkup sesama teman yang saling kenal

4. Publik terbuka, yakni tulisan yang ditujukan untuk konsumsi orang banyak secara terbuka dan luar meskipun menyasar pada segmen pembaca tertentu. Tulisan ini bebas siapa pun yang berminat.

Sifat menentukan untuk siapa tulisan Anda tujukan. Pada sifat pertama Bapak Ibu menulis, tetapi hanya Bapak Ibu sendiri yang membacanya. Sifat 2, 3, dan 4 adalah tulisan yang ditujukan untuk publik sehingga Anda perlu menimbang tujuan penulisan dan pembaca sasaran.

Sebelum bicara lebih teknis untuk membuat tulisan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar tulisan kita memiliki ruh atau jiwanya. Menurut Mas Fauzil Adhim, ada 6 aspek yang harus dikembangkan agar tulisan kita memiliki jiwa.

Tulisan akan memiliki jiwa saat penulis memiliki visi hidup (cita-cita dan harapan), melibatkan emosi saat menulis, luas wawasannya (banyak membaca, berdiskusi, jalan-jalan), berbagi pengalaman hidup nyata yang pernah dialami, menggunakan nalar atau logika yang tepat, dan tulisan sebagai hasil perenungan yang mendalam tentang apapun yang akan ditulis.

Menyusun draf

1. Menulis bebas
2. Memasukkan bahan yang relevan dengan pengalaman diri, pengalaman orang lain, latar belakang ilmu dan pengetahuan yang dimiliki
3. Memasukkan data dan fakta
4. Mengembangkan gaya penulisan yang tepat sesuai pembaca sasaran

Merevisi: Membuat Tulisan Lebih Baik
1. Membaca ulang naskah secara keseluruhan sambil menandai bagian yang kurang jelas atau kurang tepat
2. Menimbang bahan yang harus dibuang karena kurang relevan
3.Menimbang bahan lain yang dapat memperkaya tulisan

Menyunting adalah memastikan Tidak Ada Kesalahan. Memperbaiki tulisan dari aspek tata bahasa, ketelitian data dan fakta, kesantunan. Tak boleh ada kesalahan elementer.

Menerbitkan adalah menentukan publikasi tulisan pada media yang tepat serta pembaca yang tepat.juga dapat memilih media daring atau media cetak.

Di luar teknis menulis yang disampaikan di atas, faktor nonteknis seperti disiplin menulis, tak pantang menyerah mengirimkan tulisan ke media meski sering ditolak dan tak dimuat, juga tak berhenti belajar meningkatkan keterampilan menulis.

Jauh sebelum tulisan Arif dimuat di rubrik opini dan Hikmah Republika, sejak tahun 2007 Arif konsisten menulis di Republika Online.

Jadi faktor nonteknis, punya jalinan silaturahim dengan para redaktur di media masa. Kita mendapatkan informasi dan masukan dari para redaktur agar kualitas tulisan lebih baik dan potensial dimuat di media cetak.


Kesimpulan :
Menurut Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd - Guru Besar Universitas Negeri Jakarta, Ketua Umum Pengurus PB PGRI figur Asef Sapa’at yaitu

1. Asep adalah sedikit pendidik muda yg berani memilih jalan sebagai pendidik di luar kelas, di luar mainstream guru pada umumnya.

2. Dengan ketajaman dan keruntutan cara pikirnya, pemahamannya yg detail terhadap proses pendidikan, kecintaannya yg dalam terhadap kemajuan pendidikan, terutama para guru,membuat ide-idenya mengalir dalam tulisan-tulisan yg mencerahkan dan membangkitkan motivasi.

3. Sosok humanis yg rendah hati, dicintai, dan kehadirannya selalu dinanti dalam tulisan maupun dalam interaksi langsung."

Komitmen seorang Asef Sapa’at adalah konsisten dalam menulis walau karyanya sering di tolak dan tak dimuat, juga tak berhenti belajar meningkatkan keterampilan menulis. Hal ini bisa kita jadikan tauladan dan penyemangat kita sebagai seorang pendidik., untuk tak bosan membaca dan menulis. Berkarya sepanjang masa, hingga kita bisa mewariskan ilmu kita melaui tulisan.

Wednesday, May 13, 2020

Resume belajar menulis tanggal 13 Mei 2020

pemateri tanggal 13 Mei 2020
Belajar Menulis Gelombang 10 

Pertemuan 12 : Rabu, 13 Mei 2020 

Waktu    : Pukul 13.00 -15.00 WIB 

Pemateri : Dra. Rahmi Wilandari, M.Pd 

Topik      : Menulis di Media Cetak 

Peresum  : Kaswati,S.Pd
                 ( bukaswati@gmail.com )


Menulis di Media Cetak 

Mengutif dari penjelasan Dra. Rahmi Wilandari, M.Pd 


Beliau pengampu mata pelajaran Ekonomi dan Kewirausahaan. Seperti pada umumnya para penulis punya latar belakang pendidikan Bahasa dan Sastra, sedangkan beliau berlatar belakang Pendidikan Ekonomi.

Beliau tertarik untuk menulis segala apa kejadian sehari-hari di alami. Pada saat berangkat kerja ada kejadian menarik. Setiba di sekolah langsung buka laptop.menulis apa yang dialami dan di kasih garis bawah. Setelah sampai dirumah buka lagi laptop untuk melanjutkan cerita yg tertunda siang hari..

Beliau merasa tidak pandai merangkai kata-kata untuk menjadi sebuah kalimat fan menjadi sebuah paragrag yang enak untuk dibaca. Untuk menulis itu ada macam-macam penulis. Ada Penulis Cerpen, ada penulis Novel, ada penulis cerita bersambung ( Cerbung).Ada juga penulis Ilmiah. Kategori Penulis Fiksi dan non Fiksi. Penulis artikelpun jg ada macamnya : penulis Umum ada Penulis buku teks

Janganlah enggan untuk memulai menulis. Jika beliau ada waktu luang selalu dihabiskan untuk membaca di perpustakaan... Selain perpustakaannya adem, tenang untuk membaca dan bisa menginspirasi untuk menulis. Penulisan KTI atau artikel dibutuhkan wawasan untuk rajin membaca baik buku cetakan atau e book. Untuk Penelitian ada penelitian Deskriptif. Penelitian eksperimen ( penelitian murni) dan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK). Bagi guru PTK adalah harus bisa melaksanakan dan sangat mudah karena dari kejadian sehari saat mengajar.

Saat itu gencar-gencarnya workshop tentang Penulisan PTK dan Karya Ilmiah. Banyak guru-guru pada penasaran bagamana menulis PTK. Sebuah keberhasilan harus disertai usaha, semangat serta kerja keras. Terkadang kita lagi mood menulis, jika penyakit malas kambuh enggan lg menulis. Mulailah belajar disiplin diri menulis setiap hari. Insya'allah kalau sudah terbiasa akan enak, dan kecanduan utk selalu menulis dan menulis.

Menarik atau tidaknya sebuah karya tulis tergantung kita merangkai kata-kata, bahasa Indonesia yang baik, titik, koma dan huruf besar dan kecil tepat penggunaannya.

Penulis umum itu bisa menulis buku teks pembelajaran, kalau yang khusus menulis buku ilmiah atau buku motivator. Semakin sering menulis artikel, dan semakin sering pula dimuat di Surat kabar Regional atau Nasional, maka semakin banyak tabungan Publikasi Ilmiahnya.

Artikel sedang antara 1500-2000 kata,. Artikel berasal dari fenomena/ kejadian di sekeliling kita, ada permaslahan, pembahasan dan kesimpulan tanpa / dengan penelitian. Untuk menulis artikel dimajalah atau surat kabar 500-1000 kata sudah jadi artikel asal dalam paragraf sudah ada latar belakang. Permasalahan dan paragraf berikutnya solusi 6-9 paragraf. Paragraf ke-10 ada kesimpulan. Terkadang tiap penerbit punya aturan dan kriteria yang berbeda.

Jurnal adaalah ringkasan dari PTK, yang diringkas menjadi kurang lebih 10-15 halaman. Jika jurnal on line kata-kata plagiat dalam jurnal minimal 30% dari keseluruhan kata dalam jurnal.



Kesimpulan :

1. Membiasakan menulis setiap hari sedikit demi sedikit lama-lama menjadi buku.
2. Pembuatan PTK minimum 2 siklus. Alangkah baiknya jka 3 siklus.Untuk merangkai kata-kata dalam PTK perlu banyak membaca dan latihan. PTK menggunakan 2 variabel yakni variabel X dan Y. Apakah perlu pakai metode atau model. Kalau metode itu metode ceramah,diskusi. 
3. Menulis selai bisa menjadi hobi atau kebiasaan jika kita bisa mencoba mengirim ke Surat kabar atau majalah bisa mendapatkan COIN dan POINT. Semakin sering menulis dan dipublikasikan semakin cepat naik pangkat jujur dan bermartabat.

Resume belajar menulis tanggal 12 Mei 2020

Alor,NTT


Belajar Menulis Gelombang 10

Pertemuan 11 : Selasa, 12 Mei 2020

Waktu : Pukul 13.00 -15.00 WIB

Pemateri : Arief Darmadiansah, Alor, NTT

Topik : Berbagi pengalaman mengenai inovasi pembelajaran di Ajang Nasional


Peresum : Kaswati,S.Pd

                 ( bukaswati@gmail.com )


Berbagi pengalaman mengenai inovasi pembelajaran di Ajang Nasional 

Guru berdedikasi SMA 

Propinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2019 

Arif Darmadiansah, S.Pd 

Guru SMA NEGERI PROBUR 

Senyuman Sang Mutiara Hitam untuk Masa Depan 


Semangat Pendidikan di Tapal Batas Indonesia 


Bagai surga di timur matahari. Kabupaten Alor adalah wilayah terdepan negara Indonesia yang berdekatan dengan negara Timur Leste. Di Kabupaten Alor inilah Arif Darmadiansah,S.Pd mengabdikan dirinya sebagai seorang Pendidik di sebuah SMA. Arif Darmadiansah adalah sosok Guru Garis Depan yang berasal dari Solo Jawa Tengah. Beliau di tempatkan di sebuah SMA Negeri Probur ,Desa Probur, Kecamatan Alor Barat Daya, kabupaten Alor. Di derah terpencil ini sosok Arif Darmadiansah punya tekat kuat untuk mencerdaskan anak bangsa yang berada di kawasan garis depan Indonesia. Bersama 12 guru lainnya ia membagikan ilmu kepada siswa.


Minimnya sarana prasaran disekolah dan rendahnya minat belajar siswa, membuat tekat Arif menjadi kuat. Ia makai berbagai macam cara untyk menerobos pembelajaran yang menarik. Terinspirasi dari minimnya alat pembelajaran, Arif tergerak untuk membuat media pembelajaran. Arif adalah guru yang mengampu mata pelajaran Biologi. Ia membuat media pembelajaran yang di beri nama Hologram proyektor digital tenaga surya.

Arif yakin dengan media pembelajaran yang dibuat ini bisa membuat peserta didik bersaing secara global. Tak disangka hasil karya Arif mendapat respon yang luar biasa dari para siswa. Tidak hanya semangat melainkan pemahaman siswa semakin bertambah. Siswa sangat terbantu dengan alat pembelajaran yang dinuatnya. Karya Hologramnya ini berhasil mengantarkannya menjadi juara 2 lomba inovasi pembelajaran tahun 2016 di Jakarta.

Dari hasil karya Arif ini, memotivasi guru-guru lain untuk ikut untuk berinovasi membuat media pembelajaran. Selain menciptakan media pembelajaran Arif dan mentransfer ilmu pengetahuan biologi semata. Sosok Arif juga menyentuh akulturasi budaya. Kegiatan bernyanyi bersama hingga membuat lopo khas Alor. Salah satu triknya agar para siswa siswinya tetap semangat menimba ilmu. Bukan hanya kognitif semata yang diberikan ke siswa namun nilai kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, gotong royong, toleransi dan kedisiplinan turut ditanamkan Arif kepada siswanya.


Kesimpulan :
1. Dalam mentranfer ilmu pengetahuan sebagai guru tidak harus menunggu vasilitas yang memadai

2. Guru sejati harus selalu mengembangkan pembelajarannya agar kreatif dan inovatif.

3. Setiap guru perlu meningkatkan kompetensi pelajaran. Peningkatan mutu pelajaran akan berdampak pada mutu pendidikan.

4. Pendidikan yang bermutu akan melahirkan generasi yang mampu melakukan perubahan-perubahan yang positif bagi kemajuan bangsa.

5. Sebagai guru tidak hanya mentranfer ilmu pengetahuan namun nilai kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, gotong royong, toleransi dan kedisiplinan turut ditanamkan.

Tuesday, May 12, 2020

Resume belajar menulis tanggal 11 Mei 2020

Pembelajaran Jarak jauh
Belajar Menulis Gelombang 10

Pertemuan 10 : Senin, 11 Mei 2020

Waktu   : Pukul 13.00 -15.00 WIB

Pemateri    : Eka Septian Singgih

Topik   : Pelatihan Menggunakan Cisco Webex Untuk Pengajaran Jarak Jauh

Peresum : Kaswati,S.Pd
                 ( bukaswati@gmail.com )



Webex Meeting 

 Pelatihan Menggunakan Cisco Webex Untuk Pengajaran Jarak Jauh 

Pembicara: Eka Septian Singgih
Moderator: Kartika Paramita
Nama perusahaan: PT. Shakta Vidia Solusi

Webex adalah sebuah aplikasi online yang dikembangkan oleh Cisco. Webex yang membuat para pengguna saling berkolaborasi lewat gambar , video, dan suara dari mana pun secara lebih mudah. Cisco webex merupakan salah satu alat yang di gunakan untuk pembelajaran jarak jauh dan tidak terbatas waktu maupun jumlah peserta,waktu bisa diatur oleh kita sendiri ( HOST ) dan jumlah peserta bisa ratusan hingga ribuan

Cisco Webex adalah sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang mengembangkan dan menjual aplikasi konferensi web dan konferensi video. Perusahaan ini dibentuk pada tahun 2007, setelah Cisco Systems mengakuisisi Webex. Kantor perusahaan ini berada di Milpitas, California.



Kelebihan Cisco Webex di antaranya:
1. Jumlah meeting yang tidak terbatas

2. Kapasitas 100 orang di setiap meeting

3. Tidak ada limit durasi selama meeting

4. Support Webex Teams

5. Unlimited messages

6. 1 GB cloud storage

Inilah kelebihannya, namun apapun aplikasinya kita harus pastikan bahwa sinyal internet kita stabil,artinya sinyal wifi kita kuat maka akan membuat meeting berjalan lancar



Kesimpulan :

1. Vasilitas Webex Meeting sangat membantu dalam pembelajaran Jarak jauh

2. Webex bisa membuat para pengguna saling berkolaborasi lewat gambar , video, dan suara dari mana pun secara lebih mudah.

Puisi

                      Untaian Cerita Soreku Detik detik jarum jam mengingatkan ku pada seseorang disampingku saat belajar di bangku...